KONSEP UTAMA OPEN SOURCES

Ngomongin konsep utama open sources kaga ada lagi yang mesti di tinjau yaitu sifat berbagi yang melekat dalam keseharian hidup, secara sadar atau tidak sifat berbagi ini menjadi landasan bangsa kita dalam meraih kemerdekaan nya dari tangan penjajah. jauh dari ini pendidikan adalah modal utama untuk meraihnya, (mari mengenal sejarah sedikit)

Nyari googling aja ( SMU INS Kayutanam ) ini sekolah tua yang masih berdiri di sumatera setingkat dengan ( taman siswa ) yang di dirikan bapa pendidikan kita, singkat cerita sekolah ini seperti hidup ta mau matipun ogah, kenapa demikian ( ini laporan republika edisi jumat kemaren ) sekolah tersebut sejak berdiri 1926 memiliki agenda pendidikan yang berbeda pada saat itu dan sampai sekarang masih di pertahankan, dan ternyata pendirinya yaitu seorang mentri pendidikan pertama indonesia, tapi yang jadi pertanyaan mengapa kemunduran yang terjadi disana bahkan kabarnya muridnya bisa di hitung tidak lebih dari 200 orang.

Dan jawaban yang sederhana dari persoalan ini adalah karna pola pikir masyarakat sudah terbodohkan dengan doktrin bahwa untuk mengejar kelulusan itu harus di raih dengan selembar kertas ijasah, ini yang jauh berbeda dengan apa yang di terapkan disana yaitu berbasis kompetensi ya walaupun dengan fasilitas seadanya, yang memang keadaan disana menurut laporan republika sudah sangat tidak layak dengan bangunannya.

Ayo silahkan dari cerita di atas dapatkah anda menangkap apa yang bisa diambil untuk satu konsep dari open sources. Ya silahkan di jawab dulu sebelum melanjutkan membaca.

Ya sepertinya anda sudah mulai memahami bagaimana konsep dari open sources itu, sekaligus bagaimana tentang kondisi bangsa kita dari waktu ke waktu.

Dimana masyarakat kita sudah termakan oleh pembodohan saudaranya sendiri, masihkan kita orang-orang atau kaum open sources berdiam diri dan hanya menonoton, sepertinya kita tidak begitu kan selama ini. Saya yakin teman-teman seperjuangan yang terus konsisten di jalur open sources terus bergerak dan berkarya untuk bangsa, ya walaupun sebuah fakta memperlihatkan kita tidak memiliki banyak perubahan yang berarti setelah sepuluh tahun lebih masyarakat indonesia di kenalkan dengan open saurces.

Pembodohan itu ada di depan mata – sadarilah terkadang diri kita sendiri menganggap terlalu mustahil jika sebuah impian yang tinggi untuk di raih. Solusi yang paling berharga dariĀ  masalah ini adalah merapatkan barisan dan bersatu.

Kita tidak mengenal kemerdekaan negara Indonesia jika kita tidak mengikrarkan diri dengan sumpah pemuda. Sekarang saya yakin jika kita ditarik diri untuk sumpah pemuda jikapun ingat dan hapal kata-kata atau isi sumpah pemuda tapi jiwa kita tidak bisa mengenalnya, anda mengerti maksud saya?

Jadi saya mengingatkan kepada kita semua terutama diri sendiri, mari satukan kekuatan dan bangun sebuah management yang baik dan bikin master plant untuk bangsa ini jangan bergerak sendiri.

Merapatkan barisan ini memiliki arti, biarpun kita berbeda komunitas baik itu yang memang menggunakan peranti lunak yang legal, atau mungkin komunitas agama, atau mungkin komunitas pekerja, dan terutama masyarakat indonesia umunya baik yang tinggal di dalam ataupun di luar negri mari bersatulah.

Bersatu – jangan sampai seperti penggalan lagu Koil ” … bangsa ini menuju kehancuran … ”

 

fajarsquadc5

sahabat open sources

 

About fajarsquadc5

sedang mempersiapkan kepemimpinan indonesia menuju negara maju